Hamas dan Fatah Bersatu Hadapi Israel

Hamas dan Fatah Bersatu Hadapi Israel
Spread the love

Seperti yang diberitakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Palestina seperti tak berdaya. Menurut JK, terbelahnya situasi politik adalah salah satu sebab bangsa Palestina selama ini cenderung selalu tertindas saat berhadapan dengan Israel. Terakhir, Palestina juga terkesan tak berdaya saat Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, bukan ibu kota Palestina.

“Hamas dan Fatah itu baru ada kesepakatan untuk menjalankan pemilu tahun depan. Ya mudah-mudahan dalam pemilu tahun depan itu mereka sudah betul-betul dalam satu kepemimpinan,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

JK menyampaikan, bangsa-bangsa Arab selaku bangsa yang serumpun juga satu kawasan, pertama-tama harus mengupayakan hal itu supaya pada akhirnya, perdamaian terjadi di kawasan mereka. JK meminta bangsa-bangsa Arab berani mengambil tindakan nyata supaya konflik antara Israel dan Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun, bisa usai.

“Bangsa Arab itu sejak dulu juga (mengeluarkan) resolusi, terus menerus, (melakukan) konferensi, tidak ada habis-habisnya. Tapi tindakan yang nyata sendiri untuk menyelesaikan konflik Palestina itu yang (harus dilakukan) paling pokok dulu,” ujar JK. 03