RUPST 2018, PT Lion Metal Works Sepakat Bagi Dividen Rp.15 Per Saham

RUPST 2018, PT Lion Metal Works Sepakat Bagi Dividen Rp.15 Per Saham
Spread the love

Jakarta – Ditahun 2018 ini, PT Lion Metal Works Tbk kembali akan membagikan dividen yang telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) sebesar Rp.15 per saham.

Kesepakatan yang diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan
dengan total dividen yang akan dibayarkan sekitar Rp 7,80 milia

Direktur Utama Lion Metal Works Cheng Yong Kim menyampaikan bahwa total dividen yang akan di bayarkan dikenakan potongan pajak yang akan di bayar sebanyak 529.160.000 saham dan Pemegang saham yang berhak atas dividen tunai adalah para pemegang saham yang namanya tercatat pada Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 6 Juli 2018.

“Jadi pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 26 Juli 2018. Sedangkan, tata cara pembayaran dividen tunai akan diumumkan pada 28 Juni 2018”, ujar Cheng Yong Kim dalam paparan publik di Jakarta,(26/6/2018).

Di tahun ini juga PT Lion Metal Works Tbk bakal melakukan efisiensi besar-besaran upaya penurunan penjualan bersih sepanjang tahun lalu tidak terulang lagi.

“Upaya efisiensi dan produktivitas terjaga, salah satu langkah membeli mesin-mesin produksi baru bahkan akan menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 6 miliar hingga Rp 8 miliar”, jelas Cheng.

Ia juga mengatakan dana tersebut bersumber dari kas internal perusahaan yang masih di miliki.

“Kami masih memiliki laba, jadi masih dari internal,” ujar Cheng.

Sampai semester I-2018 LION sudah merealisasikan pembelian mesin baru berupa laser cutting. Untuk pembelian mesin tersebut, perusahaan ini telah mengeluarkan dana sebesar Rp 2 miliar. Sedangkan kebutuhan mesin yang lain akan segera direalisasikan di sisa tahun ini sesuai dengan kebutuhan.

Dengan melakukan efisiensi dan peningkatan produktivitas, ditambah strategi lain yang mendongkrak penjualan, lanjut Cheng di tahun ini lion menargetkan dapat mencetak pendapatan sebesar Rp 390 miliar.

“Tahun ini, perseroan juga akan menggenjot pasar ekspor ke perusahaan ke Timur Tengah, Timor Leste, dan Jepang dan sampai saat ini ekspor baru berkontribusi 5%”, tutup Cheng.(rdk/slh)