Jokowi Akui Masalah Kesenjangan Belum Sepenuhnya Beres

Jokowi Akui Masalah Kesenjangan Belum Sepenuhnya Beres
Spread the love

Presiden Joko Widodo memberikan pesan kepada peserta Musyawarah Nasional VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII). Menurutnya, saat ini pekerjaan rumah (PR) terbesar bangsa Indonesia adalah mengatasi kesenjangan dan kemiskinan.

“Kembali lagi saya sampaikan bahwa kesenjangan, kemiskinan, menjadi tantangan kita bersama,” kata Presiden saat acara di Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Jokowi mengatakan masalah besar di Indonesia saat ini adalah kesenjangan antar wilayah barat dan timur. Jokowi mencontohkan infrastruktur di Papua yang sangat minim sehingga menyebabkan distrubusi barang tidak lancar sehingga menyebabkan harga mahal. Untuk itu, kata Presiden, diperlukan infrastruktur yang menghubungkan antar pulau dan wilayah di seluruh Indonesia sehingga kesejangan dan kemiskinan bisa teratasi.

“Infrastruktur ini penting. Sekali lagi ini bukan hanya urusan ekonomi. Negara sebesar kita dengan 17 ribu pulau kita memerlukan pelabuhan, kita memerlukan airport, kita memerlukan jalan, baik jalan biasa maupun jalan tol. Karena dari situlah sebetulnya persatuan, pemerataan, itu bisa kita berikan. Dari barat sampai ke timur, dari utara sampai ke selatan,” kata Presiden.

Selanjutnya adalah membangun sumber daya manusia sehingga memiliki daya saing yang tinggi dan tidak tertinggal dengan negara lain.

“Tahun ini telah kita coba Pak Hanief (Menteri Ketenagakerjaan Hanief Dhakiri), telah mencoba tahun ini 50 Balai Latihan Kerja Komunitas di pondok pesantren. Dan saya perintahkan untuk dibangun 1.000 (balai latihan di Ponpes),” katanya.