Tahun Ini, OJK Prediksi Pertumbuhan Kredit Akan Lebihi Target

Tahun Ini, OJK Prediksi Pertumbuhan Kredit Akan Lebihi Target
Spread the love

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pertumbuhan kredit perbankan hingga akhir tahun akan lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar 10-12 persen. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, pertumbuhan kredit sampai akhir tahun bisa mencapai 13 persen.

Prediksi tersebut tak terlepas dari capaian pertumbuhan kredit Agustus 2018 yang telah mencapai 12,12% secara tahunan atau year on year (yoy).

“Pertumbuhan kredit bisa 13 persen akhir 2018. Itu melebihi target yang 10 sampai 12%. Soal target kan indikatif, kalau lebih ya bagus, kurang malah jelek,” ujar Wimboh saat jumpa pers di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (04/10/2018).

Menurut Wimboh, tingginya pertumbuhan kredit yang melebihi target karena didorong oleh semakin membaiknya harga komoditas dan sektor turunannya. Selain itu, membaiknya sektor transportasi juga menjadi penyebab pertumbuhan kredit hingga 13 persen pada akhir 2018.

Wimboh menambahkan, meski kredit bertumbuh, pihaknya tetap menargetkan risiko kredit macet atau NPL bisa tetap terkendali di angka 2,7%. Sebagai informasi, NPL perbankan saat ini berada di level 2,74%