Tidak Mencerminkan Islam, MUI Kutuk Penyerangan Mapolda Sumut

By: On:
Tidak Mencerminkan Islam, MUI Kutuk Penyerangan Mapolda Sumut

Medan,-Majelis Ulama Islam Kota Medan menyampaikan ungkapan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa memilukan yang terjadi terhadap Aiptu Martua Sigalingging, gugur pada saat menjalan tugas.

Menyikapinya, MUI Kota Medan dengan tegas sangat mencela perbuatan sejumlah oknum yang mengatasnamakan agama Islam sebagai alat perjuangan.

Menurut ketua MUI Medan, perbuatan pembunuhan tidak mencerminkan umat Islam. Bagi seorang Muslim yang baik tidak mungkin melakukan perbuatan membunuh apalagi petugas Kepolisian yang menjadi korbannya.

“Kami jajaran MUI baik dari kota Medan maupun 21 kecamatan, sangat mencela perbuatan yang tidak beradab. Bagi seorang muslim yang baik tidak mungkin berlaku membunuh apalagi tanpa hak. Kami mendoakan agar kejadian ini menjadi kejadian terakhir. Dan kami juga mengucapkan bela sungkawa dan duka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya putra terbaik bangsa, saat menjalankan tugas. Kami juga sangat mencela perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab telah merusak dan mencederai hari besar umat Islam yakni Idul Fitri. Disaat kita khusuk dalam ibadah Idul Fitri, ada orang-orang yang mencederainya dan dengan sengaja melukai perasaan umat Islam dengan menimbulkan teror di Mapolda Sumut kemarin”, ucap ketua MUI Kota Medan, Profesor. Dr. H. Mohammad Hatta didampingi Ketua Dewan Pembina MUI Kota Medan, Dr. KH. Amiruddin, dan Ustadz KH. Zulfikar di kediaman ketua MUI Medan, jalan Bambu 6, Senin (26/6/2017).

Hatta berharap kejadian ini bisa memberikan I tibar atau pelajaran kepada kita, bahwa mengingat betapa pentingnya meningkatkan kualitas iman agar mampu mengontrol diri dalam hal yang dilarang Allah SWT.

Ketua Majelis Ulama Islam Kota Medan, Profesor Dr. Moh. Hatta.“Sekali lagi kami dari MUI kota Medan, mencela perilaku yang tidak beradab dan kami mendoakan korban Aiptu M. Sigalingging agar dapat diterima disisi Allah SWT amal baiknya. Dan kami berharap agar Polda Sumut jangan berhenti menegakkan kebenaran didalam membangun bangsa, dengan profesional dan kemudian mudah-mudahan tidak terpengaruh dengan issue yang berkembang di balik semuanya. Yang jelas Islam tidak pernah mengajarkan hal-hal merusak persatuan dan kesatuan, dan lebih melakukan sesuatu diluar nilai-nilai kebenaran Islam. Inilah yang menjadi hal pokok yang kami sampaikan. Kami harapkan negara tidak boleh kalah dengan kejahatan, dan tegakkan kebenaran di negara kesatuan Republik Indonesia, karena kita ketahui bersama bahwa ulama yang mengantarkan kemerdekaan sejal awal. Kita juga berharap Polisi mengungkap kronologis kejadian dan siapa dalang atau tokoh dibalik peristiwa memilukan ini”, tutup Hatta disaksikan segenap ketua MUI cabang dari 21 kecamatan se -kota Medan.

Seperti diberitakan sebelumnya, serangan di Polda Sumut terjadi pada Minggu (25/6/2017) sekira pukul 03.00 wib. Akibat serangan Aiptu Martua Sigalingging yang sedang istirahat di pos jaga diserang pelaku.

Aksi para pelaku dapat digagalkan oleh anggota Brimob yang jaga dengan menembak 2 pelaku. Dalam aksi ini, 1 pelaku tewas dan 1 pelaku masih dalam kondisi kritis.

Pada Juni 2017 lalu, Densus 88 menangkap 3 terduga teroris di Medan R (37), J (41). dan A (46). Mereka diketahui akan merencanakan aksi teror.(dna/mdn)