Jendral Gatot Nurmantyo Dianggap Mumpuni Sebagai Pimpinan Nasional

Jendral Gatot Nurmantyo Dianggap Mumpuni Sebagai Pimpinan Nasional

Jakarta – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bertubi tubi diterpa ancaman global yang menghawatirkan dan bisa merongrong keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ditengah gelombang dahsyat Globalisasi, benteng kebhinekaan menjadi marwah dalam membangkitkan semangat nasionalisme.

Bintang bersinar akan menerangi bumi pertiwi, sepenggal kata bijak yang pantas disematkan pada Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pilar kebangsaan sebagai benteng menjadi landasan yang harus dirawat dengan jiwa patriotisme.

Menurut Aktivis Front Eksponen 98, Dondi Rivaldi mengatakan, dalam menjaga NKRI dari segala bentuk ancaman dalam negeri dan luar negeri, Jenderal Gatot Nurmantyo tidak diragukan lagi lantaran sikap tegas dan berwibawa dalam menghalau rongrongan yang akan memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dalam menjaga NKRI Jenderal Gatot Nurmantyo sudah menunjukan komitmen dan loyalitasnya, sudah tidak diragukan lagi karena sudah berjalan dengan baik,” katanya dengan matang.

Dikatakan Dondi, sosok Jenderal Gatot Nurmantyo dianggap mumpuni mempunyai kewibawaan dan memiliki modal dalam kepemimpinan nasional yang sedang membangun ini.

“Jenderal Gatot Nurmantyo itu mumpuni karena memiliki modal dalam kepemimpinan nasional. Pantas disandingkan dengan tokoh nasional yang lain,” tandasnya menyakinkan.

Potensial itu, lebih lanjut Dondi mengutarakan kepribadian Jenderal Gatot Nurmantyo yang berani dan tegas sebagai panglima TNI, pantang menyerah terhadap segala bentuk ancaman.

“Itulah potensi yang dimiliki Jenderal Gatot sebagai pemimpin masa yang akan datang,” terangnya.

Ditambahkan Dondi, Pihaknya akan mendukung penuh Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai salah satu pimpinan nasional yang cakap dalam membangun bangsa dan negara yang lebih maju dan demokratis.

“Kami mendukung Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai pemimpin yang handal dalam menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI,” pungkasnya dengan semangat.(l5/dnd)