Lumpuh Usai Divaksin MR, Begini Penjelasannya

Lumpuh Usai Divaksin MR, Begini Penjelasannya

Jakarta—Berita mengejutkan mengenai vaksin MR beredar luas di media sosial. Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Demak, Jawa Tengah, dikabarkan lumpuh usai mendapat vaksin campak dan rubella (MR) di sekolahnya

Menanggapi hal tersebut dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), dari Rumah Vaksinasi mengatakan bahwa belum tentu vaksin MR yang menyebabkan kelumpuhan. Ada kemungkinan hal lain yang menyebabkan kelumpuhan dan gajala munculnya kebetulan bersamaan setelah imunisasi.

“Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan adakah hubungan sebab akibat antara lumpuh dengan imunisasi. Sebab kalau memang benar lumpuh akibat imunisasi mestinya ada jutaan anak sekolah lain yang juga lumpuh sesudah diimunisasi serentak bulan Agustus ini,” kata dr Piprim saat dihubungi pada Senin (14/8/2017).

“Mari bersabar menunggu hasil investigasi pihak berwenang. Dalam hal ini Komda dan Komnas KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi -red),” kata dr Piprim yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut vaksin MR sudah teruji aman dan digunakan di sekitar 150 negara. Efek samping diketahui memang ada namun hanya demam, bengkak di lokasi suntikan, dan munculnya ruam merah ringan tidak sampai menimbulkan kelumpuhan.(Mei)