Bulog Sulselbar Pasarkan ‘Gula Kita’ di Jaringan Alfamart-Alfamidi

By: On:
Bulog Sulselbar Pasarkan ‘Gula Kita’ di Jaringan Alfamart-Alfamidi

Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulselbar bekerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya untuk memasarkan brand ‘Gula Kita’. Brand gula dari Bulog itu akan dijual di seluruh jaringan Alfamart dan Alfamidi. Adapun kerjasama tersebut bertujuan agar masyarakat bisa menikmati gula murah dan berkualitas.

Kepala Perum Bulog Divre Sulselbar, Dindin Syamsuddin, mengatakan kesepakatan antara pihaknya dan PT Sumber Alfaria Trijaya telah terjalin sejak beberapa waktu lalu. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu perampungan pengemasan sebelum peluncuran perdana brand gula ala Bulog tersebut di pasar modern.

“Tinggal tunggu waktu saja karena sudah ada kerjasama. Semoga dalam waktu dekat dapat direalisasikan. Jadi, ‘Gula Kita’ ini akan menembus pasar modern, khususnya jaringan gerai Alfamart dan Alfamidi di Sulselbar,” kata Dindin, saat dihubungi Warta Ekonomi, di Makassar.

Dindin optimistis ‘Gula Kita’ laris manis di pasar modern. Musababnya, kualitas gula dari Bulog terjamin dan harganyanya terjangkau. Harga ‘Gula Kita’ merujuk pada Harga Eceran Tertinggi alias HET. Pertimbangan lain, kecenderungan masyarakat yang memang lebih senang berbelanja keperluan rumah tangganya di pasar modern.

“Ke depannya, Bulog Sulselbar juga mempertimbangkan untuk melakukan kerjasama dengan pihak Alfamart-Alfamidi untuk pemasaran beras. Tapi, ya perlu dikaji lagi. Karena beda dengan gula, biasanya masyarakat lebih cenderung memilih membeli beras dalam jumlah yang besar di pasar (tradisional),” tuturnya.

Dindin mengatakan terlepas dari terobosan pihaknya menembus pasar modern, pemasaran komoditas pangan berkualitas dan murah juga massif dilakukan melalui Rumah Pangan Kita alias RPK. Sedikitnya sudah ada 945 RPK di Sulselbar yang menjangkau masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga bersahabat.

“RPK mampu menstabilisasi harga pangan. Makanya, keberadaannya sangat penting dan perlu dimassifkan lagi. Semakin banyak RPK, maka stabilitas harga pangan akan lebih terjamin. Untuk saat ini saja, RPK di Sulselbar sudah menjangkau hingga ke lorong-lorong dan pelosok desa,” tutup