Investment Week Singapore Chaper 2017 Diundur, Penyelenggara Sesalkan Pernyataan Kepala BKPM

By: On:
Investment Week Singapore Chaper 2017 Diundur, Penyelenggara Sesalkan Pernyataan Kepala BKPM

Jakarta – Berbagai kegiatan yang akan di selenggaran dalam acara rangkaian 50 tahun hubungan Indonesia – Singapura yang di fasilitasi KBRI nampaknya salah satu event penjajakan kerjasama Internasional “Indonesia Investement Week Singapore Chapter 2017 yang awal di agendakan tanggal 6-8 September 2017 yang akan di hadiri Presiden diundur menjadi 4-6 Desember 2017.

Hal ini disampaikan Zaidin Ahmad Zaiti, Ketua Penyelenggara Indonesia Investement Week Singapore Chapter 2017 yang mengatakan dengan rasa menyesal pekerjaan ini kami tunda menjadi 4-6 Desember 2017.

“Perlu disampaikan terkait dengan penundaan tanggal kegiatan karena kami mengikuti dengan kegiatan Presiden dan kami juga menyadari hal itu dan sepakat menggeser ke lain waktu”, ujarnya kepada awak media di Jakarta,(3/9/2017).

Dengan persiapan persiapan yang telah di lakukan dari kepanitian  penjajakan kerjasama Internasional “Indonesia Investement Week Singapore Chapter 2017 berhasil menghimpun 50 exhibitor dan 300 lebih pelaku usaha nasional dan internasional yang meregistrasi siap membawa Prospek investasi.

“Kami sampaikan juga 50 exhibitor bahkan telah di lakukan bimbingan teknis untuk melakukan penjajakan”,jelas Zaidin.

Namun hal yang sangat kami sayangkan lanjut Zaidin adalah pernyataan Kepala BKPM yang menyatakan kegiatan yang kami lakukan bukan dari rangkain kegiatan 50 Tahun Hubungan Indonesia-Indonesi.

“Kemaren kita ketahui kepala BKPM memberiknan penyataan yang kurang bagus kami anggap dan kami ingin meluruskan bahwa ini merupakan miss komunikasi saja bahkan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari beberapa kementrian”, ujarnya.

Apa yang di lakukan BKPM tentunya menjadi sebuah pernyataan yang sangat merugikan penyelenggara yang pada akhirnya Pernyataan BKPM memberikan ketidakpercayaan kepada partisipan.

“Pernyataan BKPM inilah yang membuat banyak partisipan mengundurkan diri padahal waktu kegiatan tinggal hitungan hari”ungkap Zaidin.

Namun lanjut Zaidin, BKPM dari awal sangat mendukung kegiatan ini seperti kementrian kementrian yang lain dan entah kenapa menjelang pelaksanaan kegiatan mencabut dukungan kepada penyelenggara bahkan pihak penyelenggara di larang menggunakan logo BKPM.

“Dengan demikianlah waktu penyelenggaraan disesuaikan menjadi Kegiatan agenda penutup rangkaian kegiatan promosi internasional 50 tahun Indonesia singapura pada tanggal 4-6 Desember 2017 di Singapura”, tutup Ketua Panitia Penyelenggara.(rdk/slh)